Januari 28, 2007 pada 9:34 am (Adab, Adab & Akhlaq, Adab Dan Akhlaq, Adab Mulia, Adat, Adat Istiadat, Akhlaq, Akhlaq Mulia, Akhlaq Muslim, Iman, Islam, Kepribadian, Mental, Muamalah, Mukmin, Muslim, Peradaban, Peradaban Islam, Perilaku, Sifat, Situs Islam, Tauhid, religion, religius, www.mediamuslim.info)
MediaMuslim.Info - Lisan merupakan bagian tubuh yang paling banyak digunakan dalam keseharian kita. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga lisan kita. Apakah banyak kebaikannya dengan menyampaikan yang haq ataupun malah terjerumus ke dalam dosa dan maksiat.
Pada berbagai pertemuan, seringkali kita mendapati pembicaraan berupa gunjingan (ghibah), mengadu domba (namimah) atau maksiat lainnya. Padahal, Alloh Subhanahu wa Ta’ala melarang hal tersebut. Alloh Subhanahu wa Ta’ala menggambarkan ghibah dengan suatu yang amat kotor dan menjijikkan. Alloh Subhanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya, ”Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Apakah salah seorang di antara kamu suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik dengannya.” (QS: Al-Hujurat: 12) Baca entri selengkapnya »
Comments
Januari 28, 2007 pada 9:32 am (Adab, Adab & Akhlaq, Adab Dan Akhlaq, Adab Mulia, Adat, Adat Istiadat, Akhlaq, Akhlaq Mulia, Akhlaq Muslim, Iman, Islam, Kepribadian, Mental, Muamalah, Mukmin, Muslim, Peradaban, Peradaban Islam, Perilaku, Sifat, Situs Islam, Tauhid, religion, religius, www.mediamuslim.info)
MediaMuslim.Info - Dalam memanfaatkan teknologi yang ada sekarang ini, tentunya seorang muslim tetap merujuk pada tuntunan syariat Islam yang sempurna dan mulia. Salah satunya adalah dalam penggunaan media komunikasi seperti telepon rumah, handphone dan sebagainya. Dalam kesempatan ini kita mencoba menggali bagaimana adab seorang muslim dalam pemanfaatan media ini.
Ceklah dengan baik nomor telepon yang akan anda hubungi sebelum anda menelpon agar anda tidak mengganggu orang yang sedang tidur atau mengganggu orang yang sedang sakit atau merisaukan orang lain. Pilihlah waktu yang tepat untuk berhubungan via telepon, karena manusia mempunyai kesibukan dan keperluan, dan mereka juga mempunyai waktu tidur dan istirahat, waktu makan dan bekerja. Baca entri selengkapnya »
Comments
Januari 21, 2007 pada 11:19 am (Adab, Adab & Akhlaq, Akhlaq, Akhlaq Mulia, Akhlaq Muslim, Iman, Islam, Kepribadian, Mental, Mukmin, Muslim, Perilaku, Sifat, Tauhid, religion, religius, www.mediamuslim.info)
MediaMuslim.Info - Meja makan dan piring silih berganti dipajang di rumah para pembesar kaum dan para penguasa. Lain halnya dengan Nabi umat ini, padahal negara beserta rakyatnya di bawah kekuasaan beliau. Unta yang penuh dengan muatan tiada henti-hentinya datang kepada beliau. Emas dan perak selalu terhampar di hadapan beliau. Tahukah kita makanan dan minuman beliau? Apakah seperti hidangan para raja? Atau lebih mewah dari itu? Ataukah seperti hidangan orang-orang kaya dan bergelimang harta? atau lebih lengkap dan lebih komplit? janganlah terkejut melihat hidangan Rasululloh shallallahu ‘alaihi wasallam yang sederhana lagi memprihatinkan. Anas bin Malik mengungkapkan kepada kita sebagai berikut: “Rasululloh tidak pernah makan siang dan makan malam dengan daging beserta roti kecuali bila menjamu para tamu.” (HR: At-Tirmidzi) Baca entri selengkapnya »
5 Comments
Januari 21, 2007 pada 11:17 am (Adab, Adab & Akhlaq, Akhlaq, Akhlaq Mulia, Akhlaq Muslim, Iman, Islam, Kepribadian, Mental, Mukmin, Muslim, Perilaku, Sifat, Tauhid, religion, religius, www.mediamuslim.info)
MediaMuslim.Info - Majlis yang paling mulia adalah majlis dzikir dan ilmu. Sekarang, bagaimana menurutmu bila seorang manusia terpilih dan pembimbing umat maju mengetengahkan pembicaraan dan pengarahan dan bimbingan-nya! Beliau selalu mengoreksi orang yang keliru, meluruskan kesalahan orang yang jahil, memperingatkan orang yang lalai, sama sekali tidak di dapatkan dalam majlis beliau kecuali kebaikan-kebaikan. Hal itu adalah salah satu bukti kesucian majlis dan ketulusan hati beliau. Baca entri selengkapnya »
2 Comments
Januari 21, 2007 pada 11:17 am (Adab, Adab & Akhlaq, Akhlaq, Akhlaq Mulia, Akhlaq Muslim, Iman, Islam, Kepribadian, Mental, Mukmin, Muslim, Perilaku, Sifat, Tauhid, religion, religius, www.mediamuslim.info)
MediaMuslim.Info - Orang-orang yang keras hati tidak akan mengenal kasih sayang. Tidak ada sedikitpun kelembutan pada diri mereka. Hati mereka keras bagaikan karang. Kaku tabiat, baik ketika memberi maupun menerima. Kurang peka perasaan, lagi tipis peri kemanusiannya. Berbeda halnya dengan orang yang dikaruniai Alloh Ta’ala hati yang lembut, penuh kasih sayang lagi penuh kemurahan. Dialah yang layak disebut pemilik hati yang agung penuh cinta. Hati yang diliputi dengan kasih sayang dan digerakkan oleh perasaan yang halus.
Baca entri selengkapnya »
17 Comments
Januari 21, 2007 pada 11:13 am (Adab, Adab & Akhlaq, Akhlaq, Akhlaq Mulia, Akhlaq Muslim, Iman, Islam, Kepribadian, Mental, Mukmin, Muslim, Perilaku, Sifat, Tauhid, religion, religius, www.mediamuslim.info)
MediaMuslim.Info - Sentuhan perasaan dan gejolak emosional adalah sesuatu yang selalu hadir dan dibutuhkan dalam kehidupan seorang insan, baik di tengah masyarakat, keluarga maupun di dalam rumahnya. Bingkisan hadiah adalah salah satu sarana untuk merekatkan hati dan meluluhkan dendam serta amarah. ‘Aisyah Radhiallaahu anhu menuturkan: “Rasululloh Shalallaahu alaihi wasalam biasa menerima bingkisan hadiah dan membalas bingkisan itu.” (HR: Bukhari)
Baca entri selengkapnya »
Comments
Januari 5, 2007 pada 7:28 am (Adab, Adab & Akhlaq, Akhlaq, Akhlaq Mulia, Akhlaq Muslim, Iman, Islam, Kepribadian, Mental, Mukmin, Muslim, Perilaku, Sifat, Tauhid, religion, religius, www.mediamuslim.info)
MediaMuslim.Info - Izin telah diberikan, tibalah kita di dalam rumah Rasululloh Shalallaahu alaihi wasalam. Cobalah layangkan pandangan sejenak ke sudut-sudut rumah, para sahabat radhiyallaahu anhum akan menggambarkan kepada kita situasi di dalamnya berupa peralatan dan perabotan dll. Kita maklumi bersama bahwa tidaklah diperkenankan melayangkan pandangan ke dalam kamar atau rumah orang lain. Namun tujuan kita di sini adalah untuk mengambil contoh dan teladan dari rumah yang mulia tersebut. Rumah dengan ketawadhu’an sebagai asasnya dan keimanan sebagai modalnya. Baca entri selengkapnya »
2 Comments
« Tulisan sebelumnya